Perisai Magnetik Untuk Melindungi Bumi dari Badai Matahari

Sumber & Copyright: NASA

Setiap 100 tahun atau lebih, Matahari kita mengeluarkan sebuah gendang besar yang besar yang mengirimkan gelombang partikel bermuatan yang intens ke Bumi. Ini bukan masalah di masa lalu, tapi peradaban berteknologi tinggi kita sekarang sangat rentan terhadap badai matahari ini.

Istilah "badai matahari" digunakan untuk mengidentifikasi berbagai nasties yang dapat dilewati oleh Matahari, termasuk sinar-x, partikel bermuatan, dan plasma magnet. Pada tahun 1859, serangkaian tembakan massal coronal yang kuat (Coronal Mass Ejection atau CME) menghantam kepala planet kita, mengganggu stasiun telegraf dan menyebabkan gangguan komunikasi yang meluas.

Selain banyaknya satelit telekomunikasi yang saat ini ada di luar angkasa, ada juga Stasiun Luar Angkasa Internasional dan armada satelit GPS. Karena alasan inilah aktivitas badai matahari dianggap sebagai bahaya serius, dan mitigasi menjadi prioritas. Melihat hal tersebut, tim ilmuwan dari Universitas Harvard baru-baru ini merilis sebuah studi yang mengusulkan solusi yang futuristik: menempatkan perisai magnetik raksasa di orbit Bumi.

Solusi yang terlihat sangat fantastik tersebut tidak mustahil untuk diwujudkan, lho!

Penelitian karya Doktor Manasavi Lingam dan Profesor Abraham Loeb dari Harvard Smithsonian Center for Astrophysicist (CfA), baru-baru ini dirilis dengan judul "Strategi Dampak dan Mitigasi untuk Flare Surya Masa Depan". Seperti yang mereka jelaskan, badai matahari menimbulkan risiko yang sangat besar di dunia sekarang ini, dan akan menjadi ancaman yang lebih besar lagi karena kehadiran manusia di LEO (Low Earth Orbit).

Lingam dan Loeb mengatakan bahwa kita harus membangun perisai besar di luar angkasa, dan biayanya akan jauh lebih rendah daripada harus menghadapi akibat badai matahari. Para periset terus berpendapat bahwa peradaban luar bumi maju telah melakukan hal ini, dan bahwa kita harus mencari perisai ini sebagai cara untuk mendeteksi alien.

Lingam dan Loeb memperhitungkan dua asumsi penting. Pertama, semakin lama durasi antara badai matahari yang kuat, semakin kuat mereka nantinya. Kedua, peradaban kita akan mengalami pertumbuhan teknologi dan Produk Domestik Bruto (PDB) yang eksponensial dalam beberapa dekade mendatang.

"Kami memprediksi bahwa dalam waktu sekitar 150 tahun, akan ada kejadian yang menyebabkan kerusakan yang sebanding dengan PDB Amerika Serikat saat ini sekitar $ 20 triliun, dan kerusakan akan meningkat secara eksponensial di kemudian hari sampai perkembangan teknologi akan jenuh. ketika perkembangan teknologi akhirnya mulai melambat dan didistribusikan secara global, "kata Loeb kepada Gizmodo. "Perkiraan seperti itu tidak pernah dicoba sebelumnya."

Mengapa perisai magnetik yang dipilih?

"[Beberapa] solusi perisai bergantung pada penempatan benda fisik antara Bumi dan Matahari. Ini tidak akan berhasil karena massanya akan luar biasa dan bisa menghalangi sinar matahari, "kata Lingam pada Gizmodo. "Demikian pula, seseorang bisa menggunakan medan listrik dan bukan medan magnet. Namun, masalahnya adalah medan listrik akan mengusir partikel positif namun akan menarik partikel negatif. Oleh karena itu, kami menyarankan agar perisai magnetik relatif paling tepat. "

Gambarannya seperti di bawah ini.

Sumber: Lingam and Loeb, 2017)

Tentu saja terwujudnya perisai magnetik ini masih dalam angan-angan, namun sekarang kita tahu hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil.


Sumber: Gizmodo
Perisai Magnetik Untuk Melindungi Bumi dari Badai Matahari Perisai Magnetik Untuk Melindungi Bumi dari Badai Matahari Reviewed by Suzana Widiastuti on Oktober 10, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.