Menurut Zoo Hypothesis, Alien Sedang Mengamati Manusia Seperti Jika Kita Sedang Mengamati Hewan di Kebun Binatang


Dalam artikel sebelumnya tentang kontak dengan alien, tersebut satu istilah "zoo hypothesis". Apakah "zoo hypothesis" itu? Secara singkat, "zoo hypothesis" adalah hipotesa yang mengasumsikan perilaku dan keberadaan dari alien yang berteknologi lebih maju daripada manusia, dan alasan mengapa mereka menghindari kontak dengan Bumi.

"Zoo hypothesis" adalah salah satu penjelasan teoritis tentang Fermi paradox. (Tentang Fermi paradox, kita bahas di lain artikel).

"Zoo hypothesis" berasumsi bahwa alien secara sengaja menghindari komunikasi dengan Bumi, dan salah satu interpretasinya adalah agar alam berevolusi secara natural dan juga perkembangan sosiobudaya terjadi secara alami. Alien menghindari kontaminasi antarplanet.

Hipotesis tersebut berusaha untuk menjelaskan tidak nampaknya kehidupan alien meskipun eksistensi alien telah diterima secara umum dan menimbulkan ekspektasi yang wajar akan keberadaan mereka.

"Zoo hypothesis" dimulai tahun 1973 oleh astronom radio MIT, John Ball. Dia mengemukakan bahwa, ya, mungkin ada alien cerdas di luar sana, tapi mungkin mereka hanya mengabaikan kita, memaksa kita untuk tinggal di kebun binatang kosmis atau tempat perlindungan satwa liar di mana mereka dapat memantau aktivitas kita tanpa mengganggu.

Dengan kata lain, hipotesis mengasumsikan bahwa kehidupan alien ada di luar sana, yang sangat maju, dan mereka juga tidak ingin mempengaruhi masyarakat kita yang di mata mereka masih primitif. Atau, para alien sadar untuk tidak terlibat dengan bentuk kehidupan cerdas lainnya.

Ini masuk akal bila kamu menganggap bahwa kehidupan mungkin telah berevolusi dan berkembang dengan kecepatan yang lebih cepat di planet lain di galaksi kita.

Tingkat di mana manusia telah berkembang selama 100 tahun terakhir saja sedikit menyoroti seberapa jauh peradaban yang telah berlangsung 100 juta tahun lebih lama dari kita.

"Suatu OC [Other Civilization] atau peradaban yang lain, yang katakanlah seabad lebih muda dari kita mungkin tidak bisa berkomunikasi jarak antar bintang. Ingat, seabad yang lalu kita pun belum mampu," Ball menjelaskan.

"Dan sebuah OC milenium yang lebih tua dari kita mungkin akan menggunakan teknologi untuk komunikasi antar bintang, seperti sinar gamma yang dimodulasi, yang belum kita pelajari."

Jika benar - dan penting untuk dicatat bahwa ini semua sangat hipotetis - mungkin ada peradaban di luar sana yang jauh lebih maju daripada Bumi kita, kita tidak akan berharga apa-apa bagi mereka.

Ball menjelaskan hal ini dengan membandingkan bagaimana perasaan kita tentang makhluk non-cerdas di Bumi.

Seperti yang Ball katakan:

"Argumen berdasarkan skala waktu relatif menunjukkan bahwa PEL (primitive Earth life) adalah seperti hewan zaman Ordovician epos geologis, yaitu moluska dan trilobita.

Sekarang saya bisa membayangkan berbicara dengan mamalia dan burung. Memang saya sudah melakukannya, meski percakapan itu berada pada tingkat intelektual yang cukup rendah. Tapi berbicara dengan tiram?"

Gagasan ini juga mengingatkan kita pada pernyataan dari ahli fisika terkenal Stephen Hawking yang mengira kita seharusnya tidak menyiarkan diri kita sendiri ke Alam Semesta, kalau-kalau peradaban maju - dan tidak bersahabat mungkin bersembunyi dalam bayang-bayang, mencari beberapa kehidupan primitif yang matang untuk ditaklukkan.

Ball juga mencatat bahwa ada hipotesis lain seputar Fermi Paradoz, dengan beberapa yang jauh lebih populer daripada yang lain. Salah satu yang paling populer adalah kehidupan alien memang ada, tapi sangat primitif, atau mungkin juga alien sudah pernah berkunjung ke Bumi dan sudah pergi?

Faktanya adalah bahwa tidak ada yang benar-benar tahu. Satu-satunya cara salah satu hipotesis ini dapat dibuktikan adalah dengan bukti ilmiah, seperti yang sedang dikerjakan oleh SETI dan METI.

Sumber: Science Alerts
Menurut Zoo Hypothesis, Alien Sedang Mengamati Manusia Seperti Jika Kita Sedang Mengamati Hewan di Kebun Binatang Menurut Zoo Hypothesis, Alien Sedang Mengamati Manusia Seperti Jika Kita Sedang Mengamati Hewan di Kebun Binatang Reviewed by Suzana Widiastuti on Oktober 15, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.