IoT Guestroom Lab dari Marriot International Membawa Teknologi Tinggi ke Kamar Hotel

Marriot's IoT Guestroom Lab
Marriot's IoT Guestroom Lab (Sumber & Copyright: Marriot International)


Marriott International telah bekerja sama dengan Samsung dan Legrand untuk memulai debut apa yang mereka sebut "industri perhotelan Internet of Things hotel di masa depan."

Sebenarnya, Hotel di seluruh dunia sudah mulai menggunakan fitur berteknologi tinggi. Ada Yotel, yang dikenal dengan kamar futuristiknya yang ditujukan untuk pelancong modern. Ada juga, "Strange Hotel" di Jepang, yang terkenal memiliki resepsionis T-rex.

Tapi Marriott sebagai brand yang telah mapan, membuktikan bahwa mereka bisa dan memang ingin membawa abad ke-21 ke dalam kamar tamu mereka.

IoT Guestroom Lab mereka bangun untuk mengeksplorasi konsep untuk "meningkatkan pengalaman tamu, menciptakan desain dan konstruksi kamar hotel yang lebih efisien, dan berkontribusi pada upaya dan tujuan keberlanjutan global Marriott." Iot Guestroom Lab mengintegrasikan beberapa sistem IoT , perangkat, dan aplikasi untuk berbicara satu sama lain, dan akan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan staf operasional tamu dan hotel.

Apa yang bisa kamu lakukan di IoT Guestroom Lab? Di pagi hari, kamu bisa meminta asisten virtual untuk membangunkanmu pada pukul 06.30, lalu melakukan rutinitas yoga di cermin setinggi badan penuh, sementara sistem mulai mengatur temperatur air untuk kamu mandi dengan suhu yang kamu inginkan. Pastinya, kamu bisa melakukan semua ini melalui aplikasi seluler atau suara.



"Kami tahu bahwa tamu kami berharap untuk mempersonalisasi hampir semua hal dalam kehidupan mereka, dan pengalaman hotel mereka seharusnya tidak berbeda," kata Stephanie Linnartz, chief commercial officer global dari Marriott International. "Dengan bekerja sama dengan mitra terbaik di kelasnya, kami memanfaatkan teknologi mobile dan teknologi suara untuk memampukan tamu mengatur ruangan agar memenuhi kebutuhan mereka - apakah itu menciptakan lingkungan relaksasi terbaik atau yang pas untuk produktivitas para pelancong bisnis."

Membawa teknologi tinggi ke kamar tamu tentu memiliki tantangan. Menurut James Stansberry, wakil presiden senior dan general manager ARTIK IoT untuk Samsung Electronics, "Ada puluhan produk berbeda dari produsen yang berbeda - nuansa tirai, termostat, TV, switch ringan, dll. Bagaimana Anda mengintegrasikan semua perangkat itu dengan mudah dan dapat melakukan kegiatan dengan mudah?"

Tantangan selanjutnya adalah dari sisi tamu sendiri sebagai pengguna teknologi. Jika, tamu harus berjuang memahami teknologi yang ada di kamar, susah memahami untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan, atau asisten virtual tidak dapat memahami perintah suara tamu, misalnya - berarti teknologi ini memiliki potensi untuk menimbulkan rasa frustasi alias pengalaman yang tidak menyenangkan, ketimbang tujuan semula yaitu membebaskan.

Perubahan ini tentu butuh waktu. IoT Guestroom Lab akan beroperasi selama sekitar tiga bulan, dimana Marriott, Samsung, dan Legrand akan menganalisis umpan balik untuk menentukan langkah selanjutnya. Diharapkan, para tamu akan mulai melihat teknologi baru ini diterapkan dalam lima tahun ke depan.

Sumber: brandchannel, Skift
IoT Guestroom Lab dari Marriot International Membawa Teknologi Tinggi ke Kamar Hotel IoT Guestroom Lab dari Marriot International Membawa Teknologi Tinggi ke Kamar Hotel Reviewed by Suzana Widiastuti on November 16, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.